5 pasang langkah, menandai 5 tahun perjalanan mereka sejak pertama kali mereka debut. Dari debut mereka di Jepang, Tohoshinki telah tumbuh menjadi top stars di Asia. Dibalik keagungan mereka, mereka menaruh banyak kerja keras, melawan begitu banyak tantangan, dan di saat yang sama memberikan semua orang keberanian dan kekuatan.
Dari Aktifitas Jepang mereka, Best Selection 2010 diisi dengan pemikiran dan cinta yang tak terhitung – Takeiti Takako
Fans Tohoshinki, juga orang yang mengenal mereka melalui Best Selection 3020, dari saat majalah kami mulai terjual, semua orang pasti mengingat semua kenangan saat mendengarkan album itu berulang-ulang.
Dengan setiap pergantian lagu, selalu terbayang image Tohoshinki saat lagu itu release. Ini adalah kekuatan musik.
Ini mungkin adalah daya tarik dari album ini. Aku (penulis artikel) juga mendengarkan album ini dan membayangkan scene itu saat menulis artikel ini.
Aku pertama kali bertemu mereka tahun 2004, saat mereka masih remaja. Pertanyaan pertama ku saat wawancara adalah “Apa lagu favorit anda?” Yunho memilih Hug. Mereka menyanyikannya dalam bahasa Inggris selama kunjungan pertama mereka di Jepang. Tapi dalam album ini, lagu ini direkam dalam bahasa Jepang. Ini juga adalah lagu debut mereka di Korea, mereka mungkin merasa paling nyaman saat menyanyikannya dalam Korea karena kelima nya mengalami saat sulit untuk menyanyikannya dalam bahasa Jepang. Memegang sebuah catatan dengan penjelasan berbahasa Korea dan cara baca Korea dari lirik lagu bahasa Jepang, scene mereka berlatih menyanyi lagu dengan bahasa yang tak familiar bagi mereka terasa masih jelas dipikiranku.
Lalu, mereka berada dalam stress saat mereka harus tinggal di Jepang dalam jangka waktu yang lama, menghabiskan waktu mereka belajar bahasa Kepang, sampai single ketiga mereka “My Destiny”.
“Saat kami bisa membedakan arti dari penggunaan ‘de’ dan ‘ga’ dalam sebuah baris lagu, “kimi to yume deaetara sore dake ga ii, sore dake ga ii” Aku suka bahasa Jepang!” – Jaejoong
Dengan emosi seperti ini, mereka dapat mengerti arti dari setiap kalimat saat perubahan dari kata-kata digunakan Saat mendengarkan lagu ini, ingatan tentang kejadian saat filming Tohoshinki kembali ke ingatan saya.
Saat itu, Jaejoong, yang cedera kakinya saat latihan dance, membutuhkan kruk untuk berjalan. Ada banyak foto dari member lainnya membantunya melalui seluruh siksaan ini. Sirkulasi darah yang buruk yang disebabkan cedera, telah membuatnya bengkak dan nyeri, Jaejoong juga harus tolerate semuanya dan terpaksa memakai sepatu selama photoshoot. Interaksi diantara mereka tertangkap dalam kamera.
Musim panas setelah itu, giliran Yunho yang cedera kakinya selama konser di Malaysia, yang menuntun pada ketidakhadiran nya dalam perform Tohoshinki di A-Nation tour.
Itu kira-kira terjadi saat 7th Single (Sky). Sky adalah single pertama kami yang masuk kedalam Oricon Chart! Ke 6! Kami sangat bahagia. Tapi sayangnya Yunho-hyung tak bisa ikut perform bersama kami di panggung.. – Junsu
Setelah setiap perform di A-Nation, mereka selalu menelpon Yunho yang ada di Rumah Sakit di Korea dan menceritakan semua yang terjadi saat mereka perform.
Mendengarkan suara dari member memberikanku banyak kekuatan, Aku sangat ingin bergabung dengan mereka… Saat itu sangat sulit.. sangat sangat sulit.
Karena ada sebuah pengalaman, saat kami berlima bersatu kembali setelah sekian lama untuk perform O ( 8th single ), Aku merasa bahagia saat kami perform bersama – Yunho Saat itu adalah masa yang sulit untuk Yunho. Tapi itu adalah cobaan yang membuat pertemanan Tohoshinki menjadi lebih mendalam Dalam keadaa seperti itu, Tohoshinki menarik perhatian banyak orang dengan lagu yang bermakna dalam “O”. Popularitas mereka di Jepang mulai naik. Saat yang sama, mereka menjadi sangat sibuk dengan aktifitas mereka di Korea.
“O Jung Ban Hap” PV shooting mengambil tempaat di Korea karena jadwal mereka yang sibuk
Ingin membalas mereka yang telah memberikan mereka cinta dan kebahagiaan, mereka terus bekerja dimanapun, kapanpun Adalah misi kami untuk bekerja keras,karena kami tak ingin mengecewakan mereka yang menaruh harapan dan faith pada kami – Jaejoong
Dengan kerja keras mereka dan fans mereka yang mendukung mereka, single Lovin’ You, yang di release Juni 2007 mendapat tempat kedua di Oricon Chart Mereka memecahkan record dengan 5 single mereka secara terus menerus setelah Purple Line menempati nomer 1 di Oricon Chart, menandai kepopularitasan Tohoshinki yang kuat.
Bagaimanapun, pada Mei 2009 selama rehearse terakhir yang berada di acara 2nd-wide Live tour, Junsu cedera. Aku juga mencederai kakiku sekali, dan karna itu aku tak bisa bergabung dengan yang launnya di konser di Thailand.
Saat itu, aku sangat berterimakasih pada semua member yang telah bekerja ekstra keras demi diriku. Aku juga sangat frustasi pada diriku sendiri karna tidak bisa bergabung dengan mereka selama dance, jadi aku amat paham ke-frustasi-an Junsu-hyung dan perasaannya. Tapi itu juga yang memperkuat kerjasama tim kita, dan tentunya, menunjukkan kekuatan kami saat bernyanyi” – Changmin
Setelah ini, datang Tokyo Dome. Saat mendengarkan Bolero, airmata mulai menetes secara tak sadar. Harmoni mereka berbeda dengan cara biasa mereka bernyanyi. Bass yunho harmonis dengan bariton Yoochun di bait pertama, High Tenor Changmin di Chorus, Jangkauan vokal Junsu yang luas dan suara lembut Jaejoong, mengejutkan semua orang. Tohoshinki mungkin akan mengingat lautan merah yang diciptakan penonton saat perform mereka selamanya.
Aku pernah takut berdiri diatas panggung. Tapi saat makin banyak orang yang mengetahui Tohoshinki, jumlah orang yang memperlakukan kami seperti keluarga meningkat. Ini juga karena semua orang disana, kami bisa bekerja lebih keras. – Yoochun
Lagu2 yang dimasukkan dalam album ini, dinyanyikan setelah memikirkan semua orang diluar sana. Dari hari2 yang telah mereka lalui di Jepang sampai sekarang, dan kenangan dari orang2 yang mencintai Tohoshinki, adalah hasil dari aktifitas mereka di Jepang
Ku harap dengan lagu2 di album ini, bersama dengan Tohoshinki, bisa membawa senyuman dan kenangan bagi semua orang. Ku bawakan ini padamu, fans Tohoshinki
Source: XIAHKING& STEADY
Translation: suhanASHLEY @ OneTVXQ.com
Credits: OneTVXQ.com { One World. One Red Ocean. One TVXQ! }
Indo Trans : Agnespark@wordpress.com
